MENDIKBUD : TEKNOLOGI YANG TERUS BERKEMBANG TIDAK AKAN BISA GANTIKAN PERAN GURU

loading...
loading...
Assalamu'alaikum wr.wb. selamat malam dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia....
mari simak informasi terbaru dan sangat bermanfaat berikut ini tentang kemampuan teknologi tidak akan bisa gantikan guru yang inspiratif dan motivator....

Staf Ahli bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ananto Kusuma Setta menegaskan, meski pun teknologi terus berkembang dalam menyajikan informasi, namun tidak akan menggantikan peran guru. Karena itu, guru harus bertransformasi dari pusat informasi menjadi motivator dan inovator.


"Itu peran yang tidak bisa digantikan oleh apapun," ujar Ananto, dalam acara Global Educational Supplies and Solutions (GESS), yang digelar di Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Senada dengan hal itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi, menegaskan guru semakin hari menjadi semakin terbuka dan mau untuk belajar. Baik itu bertukar pikiran, peningkatan profesi dan selalu berupaya memberikan ilmu bagi peserta didik.

"Guru selalu antusias dalam kegiatan seperti seminar dan pembekalan dan dalam acara ini, GESS memberikan sarana untuk itu," katanya.

Unifah juga menambahkan, guru akan saling bekerjasama dengan sungguh-sungguh serta belajar untuk memperkaya diri agar menjadi lokomotif perubahan.

Selain para pelaku pendidikan, pemerintah juga mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Di DKI Jakarta, dialokasikan anggaran sebesar 30 persen dana APBD untuk pendidikan, ada juga beasiswa bagi anak didik penerima KJP.

"Menjadikan anak-anak yang unggul dan berkembang merupakan amanat, mengapa Indonesia harus merdeka dan menjadi media tumbuhnya kreativitas pada guru dan dosen sehingga mampu bersaing di abad ini," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

 Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta guru untuk tidak terjebak dalam urusan kepangkatan yang nantinya berdampak pada lemahnya daya saing bangsa.

"Selama ini guru dan dosen banyak ikut kompetensi agar dapat kredit yang berujung pada kepangkatan. Kalau bangsa kita hanya terjebak dalam formalitas kepangkatan maka tidak bisa bersaing dalam inovasi," ujar Djarot dalam pembukaan pameran pendidikan GESS Indonesia di Jakarta, Rabu (14/9).

Dia mengatakan peningkatan kompetensi haruslah didasarkan pada keinginan untuk meningkatkan kemampuan diri, agar dapat mendidik anak murid yang bisa bersaing pada era globalisasi. "Karena semangat kemuliaan melekat pada guru dan dosen. Untuk itu tantangan dan kapasitas para guru dan dosen harus mampu menjawab era digitalisasi," ujarnya.


Demikian informasi terbaru yang dapat saya berikan....
silahkan baca berita terbaru guru DISINI
loading...

0 Response to "MENDIKBUD : TEKNOLOGI YANG TERUS BERKEMBANG TIDAK AKAN BISA GANTIKAN PERAN GURU"

Posting Komentar