ORANG TUA ATAU GURU HARUS TETAP KONSISTEN JIKA MEMANG ANAK MELAKUKAN KESALAHAN, AGAR TIDAK DIMANFAATKAN

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat sore dan salam sejahtera untuk orang tua dan guru-guru seluruh indonesia...
mari simak informasi terbaru infokemendikbud.com berikut ini tentang cara bersikap yang konsisten apabila anak/ murid melakukan kesalahan agar tidak di manfaatkan ....


Emosi yang selalu berubah-ubah menjadi salah satu ciri khas anak. Perasaan malu, marah, sedih adalah bagian dari emosi anak yang tidak bisa dilepaskan dalam kesehariannya. Sebagai orang tua yang baik, Anda perlu mengetahui cara meredakan emosi anak agar si kecil tidak tumbuh menjadi anak yang cengeng dan pemarah.

1. Frustrasi
Saat anak sudah mengungkapkan keinginannya, namun tidak dapat terpenuhi, maka anak cenderung kesal lalu menangis. Misalnya, si kecil minta dibelikan mainan, sayangnya permintaannya tidak bisa dikabulkan, maka besar kemungkinan si anak akan menangis dan rewel.

2. Mencari perhatian
Menangis untuk mencari perhatian seringkali kita jumpai pada saat anak masih bayi. Namun banyak juga anak yang sudah tumbuh pada usia sekolah juga terkadang melakukan hal yang sama. Tentu ada alasan di balik tangis si anak, bisa mungkin karena lapar atau menginginkan sesuatu.

Sebagai orang tua harus tanggap, sekiranya bisa memberikan apa yang diinginkan si anak, maka jangan sampai menundanya.

3.  Anak-anak memang cenderung lebih sensitif
Anak-anak memiliki perasaan yang halus dan cenderung sensitif, sehingga hal sepele pun bisa membuat mereka menangis. Untuk mengatasinya, kita perlu tahu apa yang membuat si anak menangis, penuhi keinginannya jika hal tersebut bisa membantu meredakan tangisnya.

4. Orangtua/guru harus bersikap konsisten, agar tidak dimanfaatkan anak 
Anda mungkin pernah menjumpai saat seorang anak kecil menangis, kemudian orang tuanya urung menegurnya karena merasa kasihan atau iba, padahal si anak telah melakukan kesalahan dan memanfaatkan tangisnya agar tidak dimarahi.

Orangtua harus konsisten, jika memang anak melakukan kesalahan, maka berikan nasehat yang baik untuk menegurnya. Jangan sampai menjadi lembek dan anak cenderung cengeng karena sikap orang tua.

5. Anak yang dimanja
Jangan mudah memanjakan anak dengan sesuatu yang mereka inginkan, bisa jadi hal tersebut membuat mereka menjadi cengeng. Mereka akan mulai menangis apabila keinginanya tidak terpenuhi. Sebagai orangtua harus pintar mengatur apa saja yang boleh untuk anak dan yang tidak boleh, tidak semuanya bisa diberikan. Apabila menangis, berikanlah nasehat dan tenangkanlah, jangan malah memenuhi keinginannya.


Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www.infokemendikbud.com . Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

0 Response to "ORANG TUA ATAU GURU HARUS TETAP KONSISTEN JIKA MEMANG ANAK MELAKUKAN KESALAHAN, AGAR TIDAK DIMANFAATKAN"

Poskan Komentar