WAJIB WASPADA...!!! GURU DAN KARYAWAN JADI KORBAN, SETIAP MENIT UANG DI REKENING MEREKA BERKURANG RP 15 RIBU

Di bagian lain, Kanit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali Kompol I Wayan Waisnawa Adiputra menyatakan, aoa yanf dialami para korban identik dengan kejahatan perbankan. Hanya saja, perlu didalami lagi. Terlebih lagi, sebaiknya memang melapor ke pihak berwajib, khususnya ke Ditreskrimsus Polda Bali untui segera ditangani.

"Kejahatan perbankan itu bisa jadi dengan praktik skimming dan carding. Perlu pendalaman lebih jauh memang. Dan memanv masyarakat perlu berhati-hati terhadap kejahatan seperti ini," tegasnya.
Masyarakat setidaknya, sambung dia, perlu mengetahui mengenai, kejahatan Perbankan atau cyber dilakukan. 

Seperti kasus yang lalu, yang melibatkan duo Bulgaria, Boris Georgiev dan Marian Bogidarof Serafinoff. Mereka berdua praktiknya yakni memasang kamera di atas penutup tombol memasukkan pin. Karena itu, masyarakat mesti waspada terhadap hal ini. Kemudian, praktiknya ialah menyasar ATM di tempat aepi dan minim penerangan.

"Harus ada pemeriksaan saldo secara teratur. Yang perlu diingat juga adalah jangan terlalu sering mengakses akun bank karena semakin sering berarti semakin rentan dibobol dan sistem verifikasi transaksi juga perlu diperhatikan," bebernya. (ang).


Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www.infokemendikbud.com . Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.
loading...

0 Response to "WAJIB WASPADA...!!! GURU DAN KARYAWAN JADI KORBAN, SETIAP MENIT UANG DI REKENING MEREKA BERKURANG RP 15 RIBU"

Posting Komentar